Diploma III Teknologi Bank Darah

VISI

Menjadi Program Studi Teknologi Bank Darah terkemuka yang menghasilkan lulusan unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi pelayanan darah, peka budaya dan mampu bersaing di Tingkat Internasional pada tahun 2025.

Prodi TBD terkemuka :

Prodi TBD Semarang poltekkes kemenkes semarang mampu mewujudkan  menjadi pusat rujukan pengembangan keilmuan teknologi bank darah.

Lulusan Unggul :

Menghasilkan lulusan yang mempunyai kecakapan sebagai Teknisi Pelayanan Darah, Promotor di bidang pelayanan darah, Penguji Mutu Produk Darah  baik secara mandiri, kolaborasi dan atau konsultasi serta  aktif mengikuti perkembangan teknologi bank darah terkini.

Peka Budaya :

Lulusan dalam pelayanan darah menjunjung tinggi nilai budaya setempat, menghormati nilai luhur budaya bangsa dan mampu mengendalikan diri terhadap budaya luar.

Bersaing di Tingkat Internasional :

Lulusan mampu mengembangkan potensinya secara alami dan kreatif yang bertanggungjawab dalam bekerja di unit pelayanan darah berstandart Internasional.

MISI

MISI PRODI D III TEKNOLOGI BANK DARAH SEMARANG

  1. Menerapkan dan  mengembangkanilmu pengetahuan, teknologi  bank darah mutakhir kepada mahasiswa sesuai kebutuhan stakeholder.
  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang teknologi bank darah dan melakukan publikasi penelitian.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis masalah layanan  darah terkini dengan penekanan pada teknologi bank darah.
  4. Melakukan inovasi pemberdayaan masyarakat dalam rekruitmen dan pelestarian donor   darah.
  5. Menyelenggarakan kerjasama lintas sektor dan lintas program dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pendayagunaan lulusan.

Tujuan Umum D-III TBD

Menghasilkan tenaga kesehatan yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan Teknologi Bank Darah.

Tujuan Khusus

  1. Menghasilkan  Teknisi    pelayanan Darah  yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini dalam pelayanan  darah .
  2. Menghasilkan Teknisi  pelayanan Darah yang mampu mengelola regulasi penyediaan Darah / bank darah dan distribusinya dalam berbagai tatanan pelayanan kesehatan serta mampu melakukan evaluasi dan revisi rencana transfusi darah secara reguler dengan/atau tanpa tim kesehatan lain.
  3. Menghasilkan Teknisi pelayanan Darah yang mampu  melakukan komunikasi terapeutik dengan klien dan  memberikan informasi yang akurat kepada klien dan/atau keluarga /pendamping/penasehat untuk mendapatkan persetujuan dalam kegiatan transfusi darah  yang menjadi tanggung jawabnya.
  4. Menghasilkan Teknisi pelayanan Darah yang mampu  mendidik klien, keluarga, kelompok dan masyarakat agar secara sadar sebagai donor.
  5. Menghasilkan Teknisi pelayanan Darah yang mampu melakukan penelitian pemula dalam bidang Transfusi darah.
  6. Menghasilkan karya ilmiah untuk  pengembangan  ilmu teknologi bank darah sesuai tuntutan stakeholder.
  7. Melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menerapkan dan meningkatkan efektifitas dan efisiensi layanan kesehatan bidang transfusi darah

Teknisi Pelayanan Darah

Pemberi pelayanan darah meliputi rekrutmen pendonor darah, seleksi pendonor, penyadapan darah, pengamanan darah donor (uji saring Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah dan konfirmasi golongan darah ABO dan Rhesus), pengolahan darah, uji mutu produk darah, product release darah, penyimpanan darah, distribusi darah, pencatatan, dokumentasi, dan pelaporan hasil pemeriksaan pelayanan darah dengan sistem informasi.

Promotor di Bidang Pelayanan Darah

Teknisi yang memberikan informasi, promosi, dan edukasi tentang darah dan produk darah.

Pelaksana Penguji Mutu Produk Darah

Teknisi yang melakukan Serangkaian pengukuran terhadap   kecocokan darah dan produk darah dengan standar yang telah ditetapkan.

Provider / Pemberi layanan Darah berbasis SIM UTD

Teknisi pelayanan darah dengan menggunakan dasar teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas manajemen distribusi darah : manajemen donor darah, pengolahan darah,sampai kantong darah diterima oleh pasien yang berbasis Web, sehingga akan mempermudah bagi pendonor untuk mengetahui waktu donor dan tempat untuk donor, mempermudah UDD (Unit Donor Darah) PMI sebagai pengelola untuk memanajemen pendistribusian kantong darah hingga pengaturan mobile unit untuk donor darah keliling dan masyarakat yang membutuhkan informasi darah bisa mengetahui data terbaru stok darah yang ada. Stok darah nasional akan terpantau secara real time, sehingga jejaring UDD-PMI bisa meminimalisir kekurangan stok darah, dan kebutuhan stok darah pasien segera terpenuhi dengan cepat.

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Dengan Kunjungan ke Luar Kelas di Unit unit Laboratorium Darah semisal ke PMI akan Membuka Wawasan yang Lebih Luas

Praktek Donor Darah kepada Mahasiswa

Instruktur Donor Darah

Pembelajaran Sistem Informasi Donor Darah

Instruktur dari PMI

#Tag: tbd poltekkes ; teknik bank darah ; prodi tbd ; tbd ; tbd poltekkes semarang